Bupati Sleman Resmikan Bambooland

Melalui program hibah  yang berlangsung enam bulan dan dimulai sejak April silam, Pemerintah Australia mendanai program pengembangan tanaman bambu. Dipilihlah Dusun Ngepring Desa Purwobinangun Kecamatan Pakem Sleman sebagai Bambooland.  Peresmian “Bambooland” dilakukan Bupati Sleman Sri Purnomo bersama Kepala Biro Administrasi Pembangunan Provinsi DIY, Perwakilan Sekretariat Negara, Perwakilan Dubes Australia, Rektor UIN Sunan Ampel Surabaya, dan Rektor UII Yogyakarta, dan Direktur Sekolah Lurah UII pada kamis, 10 agustus 2017.

Ketua Program Bambooland Faruq Haqi menyampaikan bahwa Bamboo Land adalah sebuah spirit dan platform pemuliaan tanaman bamboo Indonesia dan semesta produk turunannya melalui penguatan dan pendampingan masyarakat bagi pemanfaatannya yang beradab dan lestari. Bambooland di Purwobinangun  ini menurutnya menjadi sebuah wahana untuk mengembangkan potensi bambu yang ada di dusun Ngepring. Program Bambooland di Dusun Ngepring sendiri merupakan salah satu dari 25 proposal yang didanani oleh Pemerintah Australia menyisihkan 267 proposal yang masuk. Hibah ini berlangsung selama 6 bulan yang sudah mulai dilaksanakan sejak bulan April 2017.

Faruq menambahkan bahwa ketertarikan pengembangan program Bambooland di Sleman karena wilayah Sleman memiliki kurang lebih 11 jenis bambu. Antusias warga setempat untuk mendapatkan pelatihan pun cukup tinggi. Dari target awal 30 peserta, tercatat pada administrasi akhir terdapat 70 warga setempat  yang mendaftar pelatihan. “Program ini mencakup pembibitan, penanaman, dan produksi berupa kerajinan kerai, besek, furniture, dan interior”, tambah Faruq.

Sementara itu Bupati Sleman Sri Purnomo menyampaikan apresiasinya karena Sleman dipilih menjadi pusat pengembangan bambu. Salah satu langkah yang diambil Pemkab Sleman untuk menjadikan bambu sebagai komoditas unggulan diantaranya dengan menetapkan bambu sebagai hasil hutan bukan kayu (HHBK) unggulan di Kabupaten Sleman melalui SK Bupati Sleman No.306/Kep.KDH/A/2013.

Potensi bambu di Kabupaten Sleman sendiri masih terbuka lebar. Dilihat dari segi ekonomis, bambu merupakan tanaman yang mudah ditanam, murah dan mudah didapat serta dapat diolah menjadi berbagai olahan kerajinan yang bernilai ekonomis tinggi. Dari sisi ekologi, bambu juga berperan penting dalam konservasi air dan konservasi lahan di koridor sempadan sungai sebagai kawasan perlindungan.

sumber : http://nasional.republika.co.id/berita/nasional/daerah/17/08/10/ouh5qg-ada-bambooland-di-sleman

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *