Berdasarkan pencermatan potensi dan keunggulan desa-desa di Kabupaten Pacitan, Jawa  Timur pada tahun 2016 dan dikukuhkan dalam nota surat kerjasama antara Universitas Islam Indonesia dan Pemerintah Kabupaten Pacitan tahun 2017, Sekolah Lurah® menginisiasi Pengembangan Desa Tematik berdasar DNA Kawasan. Mulai bulan September 2018, Sekolah Lurah® bersama Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda), Pemerintah Kabupaten Pacitan akan menyelenggarakan serangkaian rekayasa pengembangan desa-desa tematik. Program ini akan diselenggarakan dalam 3 tahap selama 3 tahun, mulai 2018 sampai 2020. 

Tahap pertama, tahun 2018 akan dilakukan formulasi aspirasi dan curah gagasan dari desa   oleh masing-masing kecamatan. Dari kegiatan ini akan disusun prioritas pengembangan desa di masing-masing kecamatan berdasar karakteristik dan unggulan desa, kesiapan sumber daya manusia dan potensi sumber daya alamnya. Senyampang dnegan kegiatan ini, juga dilakukan visioning dan belanja gagasan desa tematik, sehingga masing-masing desa mempunyai gerak dan pemahaman yang sama dasar, arah tujuan dan hasil yang diharapkan. Hasilnya adalah pemetaan desa-desa berdasarkan prirotas pengembangan sesuai tema masing-masing kawasan.

Tahap kedua, tahun 2019 direncanakan mengejawantahkan prioritas pengembangan desa dari 12 kecamatan. Pengembangan desa yang akan dilakukan menyesuaikan dengan kesiapan (masyarakat, perangkat dan sumber daya alam) desa, anggaran dan jaringan orkestrasi birokrasi. Dari kegiatan ini adalah berupa Pemetaan Desa berupa infografis apa, siapa, melakukan, dimana, kapan seberapa besar, berapa rupiah dan bagaimana dampaknya bagi kesejahteraan masyarakat. Pemetaan Desa ini merangkum keunggulan-keunggulan desa berserta potensinya untuk dikembangkan secara integratif, komprehensif dan partisipatif.

Pada tahun 2020, tahap ketiga, hasil dari Pemetaan Desa akan direkonfirmasi kepada seluruh stakeholder dan jejaring birokrasi. Melalui Leaderless Group Discussion (LGD) di tingkat desa akan diformulasikan prioritas-prioritas pengembangan desa. Dari hasil kegiatan LGD, akan disusunkembangkan Masterplan Desa yang memberikan gambaran pengembangan desa simultan, hulu-hilir, focus dan kolektif. Masterplan Desa yang diharapan adalah berupa program atau event yang akan memberdayakan dan memperkaya unggulan-unggulan desa dalam prioritas pengembangan dalam konteks waktu, sumberdaya, dan jejaring.

Terakhir, di tahun 2020 pula, Masterplan Desa akan disimulasikan dan diterapkan dengan mengajak seluruh jejearing yang direncanakan, semua sumberdaya yang dipunyai dan segala upaya yang ditahapkan untuk mewujudkan desa tematik berdasar DNA kawasan masing-masing.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *