Demografi Padukuhan Ngelosari

Nama : Yunita Aulia

Fakultas/Jurusan : Ekonomi/Ilmu Ekonomi

Nama Program : Demografi Padukuhan Ngelosari

Padukuhan Ngelosari merupakan salah satu dari 16 Padukuhan di wilayah desa Purwobinangun Kecamatan Pakem Kabupaten Sleman DIY, yang mempunyai luas wilayah seluas 35 hektar.

Adapun batas-batas wilayah Padukuhan Ngelosari :

yunita1

  • Pembagian wilayah desa

Secara administrative wilayah padukuhan ngelosari terbagi atas 3 dusun (dusun ngelosari, dusun randusari dan dusun karangnongko) yang memiliki luas wilayah 35 Ha, 4 rukun tetangga (RT) dan 2 rukun warga (RW).

yunita2

Visi 

Visi adalah suatu gambaran tentang keadaan masa depan yang diinginkan dengan melihat potensi dan kebutuhan daerah. Penyusunan Visi ini dilakukan dengan melibatkan pihak-pihak yang berkepentingan seperti pemerintah desa, BPD, tokoh masyarakat, tokoh agama, lembaga masyarakat desa dan masyarakat desa pada umumnya.

Visi padukuhan ngelosari adalah:

“ TERWUJUDNYA MASYARAKAT YANG GUYUB, GIAT MEMBANGUN DAN BERBUDAYA“

Misi 

Selain penyusunan visi juga telah ditetapkan misi-misi yang memuat sesuatu pernyataan yang harus dilaksanakan agar tercapainya visi tersebut. Pernyataan visi kemudian dijabarkan ke dalam misi agar dapat di operasionalkan/dikerjakan.

Misi padukuhan ngelosari adalah:

  1. Mengusahakan terciptanya tatanan kehidupan yang saling menghargai, menjunjung tinggi sikap toleransi,  kebersamaan, dan kekeluargaan.
  2. Memupuk semangat gotong royong antar warga dalam mewujudkan pembangunan baik fisik maupun non-fisik demi kesejahteraan bersama.
  3. Melestarikan kebudayaan tradisional/kearifan lokal yang telah ada di padukuhan serta menerima kebudayaan lain yang selaras dengan kepribadiaan warga.

Demografi padukuhan ngelosari

  • Kependudukan

yunita3 yunita4

  • Topografi Wilayah

yunita5

Dari luas wilayah padukuhan ngelosari sebesar 35 Ha tersebar beberapa topografi di wilayah tersebut. Sebagaian besar wilayah berupa Kebun Salak yang tersebar 57.14 % dari luas wilayah keseluruhan padukuhan dibanding dengan luas wilayah pemukiman warga yang hanya 22.85 %. Berdasarkan hasil data yang kami lakukan sebagian besar setiap Kepala Keluarga memiliki kebun salak yang digunakan sebagai penghasilan sampingan dan asset mendatang. Ketika musim panen tiba, buah salak melimpah ruah, banyak yang dijual ke tengkulak dan ada jyga sebgian yang di konsumsi pribadi. Banyak juga warga yang memiliki kebun sengon dan sawah sebagai lahan penghasilan.

  • Mata pencaharian penduduk

yunita6

Dalam kehidupan kesehariannya, masyarakat ngelosari memiliki beragam mata pencaharian. Dari sekitar 387 penduduk dan 132 kepala keluarga, sebagaian besar kepala keluarga bekerja sebagai petani yang memiliki 19% dari seluruh kepala keluarga. Sedangkan nilai 71% dari seluruh penduduk merupakan anak sekolah, lansia dan ibu rumah tangga. Niali 4% sebagai buruh terdiri dari buruh bangunan, buruh tambah pasir dll.

  • Kepemilikan

yunita7

Nilai kepemilikan kendaraan dari seluruh peduduk tersebar 39 % memiliki kendaraan roda 2 , nilai 1 % kendaraan roda 4 dan 60 % tidak memiliki kendaraan merupakan balita, anak-anak dan lansia. Asumsi persentase dilihat dari jumlah penduduk = 387 jiwa.

  • Ternak

yunita8

Kepemilikan ternak yang dibudidaya masyarakat sebagaian besar akhirnya dijual ke pasaran. Banyak masyarakat dari setiap kepala keluarga memiliki ayam dengan nilai 69 % dengan asumsi dari jumlah penduduk ±387 jiwa.

  • Penghasilan

yunita9

Rata-rata penghasilan tertinggi penduduk ngelosari berada di < Rp. 1.000.000,- sesuai dengan observasi penduduk dominan sebagai petani. Sedangkan nilai 211 merupakan penduduk yang belum mempunyai penghasilan(anak-anak, balita dan pelajar) dan yang sudah tidak berpenghasilan (lansia)

  • Riwayat Pendidikan

yunita10

Nb: asumsi dari penduduk 387 jiwa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *