Sekolah Lurah goes to Belitung

Belitung adalah negeri tempat orang-orang menemukan surga tersembunyi di balik hamparan pantai – pantainya. mengutarakan tentang keindahan alam Belitung tak lepas dari fenomena novel & film Laskar Pelangi yang banyak mengekspose keindahan alam Belitung. Kawasan yang berada di propinsi Kepulauan Bangka Belitung ini memiliki banyak panorama pantai eksotis dan memanjakan mata. Jernihnya air laut yang kebiruan, Pasir putih yang ditimpa batu – batu granit raksasa, serta keelokan biota bawah lautnya mengundang decak kagum siapa saja yang pernah berkunjung disini.

Rasa kagum akan keindahan alam pulau Belitung pun diamini tim Sekolah Lurah yang diundang ke salah satu desa di pulau Belitung untuk melakukan Village Mapping. Agenda yang diadakan tanggal 14 – 18 april 2017 tersebut menyasar ke salah satu desa yang nantinya akan dijadikan kawasan desa wisata oleh Pemerintah Kabupaten Belitung. Tujuan dari village mapping ini nantinya akan menjadi masukan bagi pemerintah kabupaten Belitung untuk menentukan arah pembangunan kawasan tersebut berdasarkan potensi yang telah dipetakan.

Desa juru seberang menjadi batu loncatan pertama Sekolah Lurah di propinsi kepulauan Bangka Belitung. Desa yang terletak di kecamatan Tanjung Pandan, kabupaten Belitung ini memiliki banyak potensi yang menunggu untuk ditumbuh kembangkan. Seperti keberadaan HKM (hutan kemasyarakatan) di Desa Juru Seberang yang sudah mendapat penghargaan dari Pemerintah Pusat sebagai HKM terbagus se Indonesia. Disamping potensi kawasan pesisirnya yang memiliki pulau pasang surut yang unik & menawan. Tak salah jika kawasan seluas 757 hektar ini kemudian ini ditetapkan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus oleh Pemerintah Pusat.

Selain dukungan dana dari pemerintah kabupaten Belitung, agenda Village Mapping Sekolah Lurah kali ini juga mendapatkan dukungan dari hibah ipteks bagi kewirausahaan dan inovasi kampus kemenristek dikti tahun 2017.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *